Optimalkan Ekonomi Umat, Rumah Infaq Sebaiknya Buat ‘e-Masjid’

redaksi
1 Min Read

SUARAMASJID| Jakarta–Ketua Komunitas Gerak Bareng, Ahmad Zaky, mengapresiasi gerakan ekonomi berbasis masjid yang sedang digalakkan Rumah Infaq. Dia menawarkan konsep e-masjid untuk melancarkan agenda tersebut.

“Mau tidak mau, kita sudah masuk di era digital, di mana semuanya itu serba ‘e’, ada e-money, e-commerce, sampai e-KTP. Kenapa tidak kita buat e-Masjid?” kata Zaky sela seminar “Masjid Makmur Jamaah Berdaya” yang diadakan Rumah Infaq di Aula HM Rasyidi, Kementrian Agama, Jakarta, Jumat (1/12/2017).

Menurutnya, dengan jumlah masjid mencapai 800 ribu di Indonesia, Rumah Infaq membutuhkan kemudahan menghubungkan jemaah sebuah masjid dengan masjid lainnya. Carannya, melalui jejaring jemaah berbasis teknologi digital.

Jemaah di sebuah masjid, sambung Zaky, akan sangat mudah terhubung dengan jemaah masjid lainnya melalui konsep tersebut. Tak sekadar untuk kebutuhan tukar-menukar informasi, tetapi juga bisa lebih luas di bidang ekonomi umat.

“Dengan berjejaring, jemaah bisa mudah juga untuk saling berbisnis satu dengan lainnya. Ini ibadah yang bisa dilakukan Rumah Infaq, seperti judul seminar ini, ‘Masjid Makmur Jamaah Berdaya’,” tukasnya. [FR]

⇒ Kunjungi dan Dapatkan Berita Seputar Masjid dengan Cepat di ⇒ GOOGLE NEWS ⇐

Share This Article
Translate »