Peserta MTQ Nasional Sebanyak 1.200 Orang

redaksi
3 Min Read

MATARAM (SM) — Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXVI di Provinsi Nusa Tenggara Barat, berbeda dibanding MTQ sebelumnya.

“Semula hanya Tilawatil Quran, kini berkembang jadi tujuh lomba. Ragam cabang menandakan bukan hanya tampilkan seni suara semata tapi juga forum ilmiah menghapal, menafsir, dan menarasikan ayat-ayat tuhan,” katanya dalam sambutan pembukaan MTQN di Islamic Centre, Mataram, NTB, Sabtu (30/7).

Menag juga menyampaikan, pada gelaran MTQ yang mengambil tema “Mewujudkan revolusi mental dalam pemantapan nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin”, terdapat terobosan baru yakni aplikasi pendaftaran peserta secara daring (online) atau e-MTQ.

“Pertama kalinya gunakan e-MTQ untuk mengikis potensi kecurangan dan keruwetan,” ungkapnya.

Lukman menilai, kehadiran e-MTQ menjadi upaya Kemenag agar penyelenggaraan MTQ Nasional berjalan sehat dan tanpa kecurangan.

Sementara itu, Direktur Penerangan Agama Islam Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Muchtar Ali mencatat bahwa gelaran dua tahunan ini akan diikuti sedikitnya oleh 1.200 peserta dari 34 Provinsi di Indonesia.

“Mereka adalah para peserta yang telah lolos tahapan verifikasi dan karenanya akan mengikuti ajang nasional,” tegas Muchtar Ali. Adapun total peserta yang mendaftar berjumlah 1.303, namun 103 di antaranya tidak lolos administrasi.

Seluruh peserta akan mengikuti MTQ XXVI yang terbagi dalam 7 cabang dan 18 golongan musabaqah. Ketujuh cabang tersebut adalah Tilawah Al Quran, Hifzh Al Quran, Tafsir Al Quran, Fahm Al Quran, Syarh Al Quran, Khath Al Quran, dan Menulis Makalah Ilmiah Al Quran (M2IQ). Adapun 18 golongan lomba terdiri dari: enam golongan cabang tilawah Al-Quran (dewasa, remaja, anak-anak, tartil, cacat netra, serta qiraah sabah); lima golongan cabang Hifzh Al Quran (1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz, dan 30 juz); tiga golongan cabang Tafsir Al Quran (Bahasa Indonesia, Bahasa arab, dan Bahasa Inggris), serta empat golongan cabang Khath Al Quran (naskah, hiasan mushaf, dekorasi, dan kontemporer). “Masing-masing golongan terbagi dalam kelompok putera dan puteri,” kata Muchtar.

Selain 1.200 peserta dan para pendamping kontingen, lanjut Muchtar, berdasarkan data resmi dari panitia MTQN pusat, diperkirakan sebanyak 5.000 orang akan ikut hadir guna memeriahkan pulau berjuluk 1.000 Masjid ini. [FR]

 

 

⇒ Kunjungi dan Dapatkan Berita Seputar Masjid dengan Cepat di ⇒ GOOGLE NEWS ⇐

TAGGED:
Share This Article
Translate »