LAZIS Dewan Dakwah Buka Posko Banjir Bima

redaksi
2 Min Read

SUARAMASJID.com| Bima–Jumat (23/12), kaum lelaki Kota Bima bersiap menunaikan sholat Jumat. Sedang kaum ibu dan wanita membersihkan jejak banjir bandang sehari sebelumnya yang melanda hampir seluruh wilayah kota.

Tiba-tiba, banjir datang kembali. Bahkan, lebih dahsyat dari banjir Kamis. Kota Bima kembali tenggelam, kecuali Kecamatan Rasanae.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkirakan kerugian dan kerusakan akibat banjir di Kota Bima, Pulau Sumbawa Timur, Nusa Tenggara Barat, mencapai lebih dari Rp 1 triliun.

Sebanyak 105.753 jiwa warga terdampak langsung banjir yang merendam 33 desa di lima kecamatan: Rasanae Timur, Mpunda, Raba, Rasanae Barat, dan Asakota.

Hingga pekan ini, masih sekitar 8000 jiwa menjadi pengungsi yang tersebar 30 titik.

Pemerintah Kota Bima memperkirakan kerugian harta penduduk mencapai Rp 607,93 miliar sehingga total kerugian ditaksir mencapai Rp 984,40 miliar.

Pendataan masih terus dilakukan mengingat belum semua kerusakan tercatat. Diperkirakan dampak ekonomi akan terus bertambah seiring dengan bertambahnya data kerusakan.

Dengan dukungan LAZIS Dewan Dakwah, Dewan Dakwah Kota Bima membuka Posko Peduli Banjir Bima sejak hari pertama bencana. Namun karena posko di sekretariat Dewan Dakwah juga terdampak banjir, posko dipindahkan ke Jalan Gajah Mada Panaraga Raba.

Posko yang dipimpin Ustadz Abdurrahman Harits, Ketua Dewan Dakwah Bima, ini secara aktif memberikan kebutuhan pengungsi seperti paket nasi, sembako, hingga sarung dan mukena.

‘’Masih ada beberapa titik pengungsi yang belum tercukupi kebutuhan vitalnya,’’ ungkap Ade Arfa dari posko Dewan Dakwah Bima.

Donasi kepedulian Anda, silakan hubungi Dewan Dakwah di nomor 0858 8282 4343. [FR]

 

 

⇒ Kunjungi dan Dapatkan Berita Seputar Masjid dengan Cepat di ⇒ GOOGLE NEWS ⇐

Share This Article
Translate »