Senang Bangun Malam untuk Tahajud

redaksi
4 Min Read

tahajudAllah telah memerintahkan dengan tegas kepada Rasulullah SAW yang tengah tidur untuk melakukan shalat malam atau shalat tahajud. Sebagaimana dalam surat Al-Muzammil: 1-4, “Hai orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah (untuk sholat) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya), (yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit. atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al Qur’an itu dengan perlahan-lahan.”

Shalat tahajud merupakan salah satu bentuk komunikasi dengan Allah SWT yang paling efektif. Karena shalat tahajud dilakukan ketika sebagian besar makhluk Allah sedang tertidur. Saat sunyi inilah kekhusyukan dalam berdoa semakin mendekatkan diri kepada Allah.

Dari Abdullah bin Salam, Rasulullah saw bersabda, “Wahai manusia, sebarkanlah salam, berikanlah makanan, dan sholat malamlah pada waktu orang-orang tidur, kalian akan masuk surga dengan selamat.” (HR. Imam Tirmidzi)

Tingginya kedudukan dan keutamaan beristiqamah dalam menjalankan shalat tahajud, maka sudah sepatutnyalah bagi kita senantiasa berlomba-lomba mendapatkan fadhilah dari shalat malam ini. Berikut tips untuk membantu kita agar lebih mudah untuk bangun di sepertiga malam dan melaksanakan shalat tahajud.

  1. Biasakan tidur di awal waktu, jangan bergadang untuk hal-hal yang tidak penting, yang akhirnya hanya akan membuat mata kita terlampau lelah dan mengantuk untuk bangun di sepertiga malam.
  2. Bersungguh-sungguh mengamalkan adab-adab sebelum tidur. Biasakan berwudhu, shalat sunnah, berdzikir dan berdoa sebelum tidur. Jangan tidur dalam keadaan berhadats (terutama hadats besar), karena hal ini akan menimbulkan kemalasan di waktu bangun malam.
  3. Janganlah menganggap bangun di sepertiga malam untuk melakukan shalat tahajud itu sebagai pekerjaan yang berat. Karena pemikiran semacam itu akan berpengaruh pada niat dan kekuatan kita untuk merealisasikan niat tersebut.
  4. Senantiasa menjaga keikhlasan ketika berniat untuk bangun malam dan melakukan shalat tahajud. Dengan niat yang ikhlas, insya Allah akan meringankan pekerjaan yang semula tampak berat.
  5. Cobalah untuk mengenali dan menyesuaikan waktu tidur masing-masing. Bila kita telah tahu berapakah standar waktu tidur kita masing-masing, maka kita akan dapat menentukan jam berapakah kita harus mulai tidur, sehingga kita akan bangun tepat di sepertiga malam. Jika memang ada tugas yang harus diselesaikan dan dibawa pada hari esok, lebih baik dikerjakan selepas melaksanakan shalat tahajud, jangan dikerjakan pada waktu malam (sebelum tidur) yang memakan waktu hingga larut malam dan akhirnya akan membuat kita tidak dapat bangun di sepertiga malam.
  6. Jangan lupa memasang alarm, dan letakkan alarm tersebut di tempat yang jauh dari jangkauan tangan namun tetap bisa terdengar dengan jelas. Dengan demikian, kita akan bangkit dari tempat tidur untuk mematikannya manakala alarm berbunyi.
  7. Anda juga dapat menggunakan program tahajud missedcall dengan teman-teman anda. Buatlah jadwal berkelanjutan yang telah disepakati bersama untuk mengatur siapa-siapa yang mendapatkan jatah untuk membangunkan.
  8. Tanamkanlah kesadaran bahwa anda memiliki kebutuhan jasmani dan ruhani yang harus anda penuhi keduanya dengan seimbang, tidak berat sebelah.
  9. Motivasi diri anda untuk bangun malam dengan cara mempelajari dan mengingat betapa besar keutamaan-keutamaan yang terdapat di dalam shalat tahajud.
  10. Tanamkan rasa rindu untuk senantiasa bernunajat dan berkhalwat dengan Allah.
  11. Janganlah makan malam terlampau kenyang, karena perut yang kenyang akan memberikan efek mengantuk dan malas.
  12. Jika anda telah berkeluarga, anda dapat membuat kesepakatan dengan anak dan isteri berupa program shalat tahajud berjamaah, misalnya setiap tiga kali dalam sepekan keluarga wajib melakukan shalat tahajud secara berjamaah. [FR]

 

⇒ Kunjungi dan Dapatkan Berita Seputar Masjid dengan Cepat di ⇒ GOOGLE NEWS ⇐

Share This Article
Translate »