MATARAM, (SM)—Aksi sekelompok pemuda dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mataram, yang menuntut penyelesaian kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, berakhir dengan damai.
Aksi yang dimulai pada Jumat (4/11) siang, sekitar pukul 14.00 WITA di depan Markas Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat tersebut, berakhir pada pukul 15.30 WITA, dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian.
“Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, seperti yang kita lihat, tidak ada persoalan, semua berjalan aman,” kata Direktur Direktorat Sabhara Polda NTB Kombes Pol H Harries Budiharjo usai mengawal aksi pemuda HMI di depan Mapolda NTB.
Dalam aksinya, pengunjuk rasa mendesak Polda NTB, dalam hal ini langsung ditujukan kepada Kapolda NTB Brigjen Pol Umar Septono untuk segera menindaklanjuti tuntutannya ke Mabes Polri.
Terkait tuntutannya, Harries memastikan akan menyampaikan hal tersebut kepada Kapolda NTB.
“Apa yang sudah disampaikan (massa aksi), pastinya akan diteruskan lagi oleh Kapolda NTB langsung ke Kapolri,” ujarnya dilansir netralnews.com.
Usai massa aksi menyampaikan orasinya, Harries kembali mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan isu yang sedang berkembang, utamanya di dunia maya terkait kasus dugaan penistaan agama yang dituduhkan kepada Ahok.
“Kita harus bijak dalam menanggapi isu yang sedang berkembang, jangan sampai suasana yang sudah kondusif ini menjadi rusak. Untuk kasus Ahok, kami berharap masyarakat percaya kepada penyidik sampai nantinya permasalahan ini selesai,” ucap Harries. [FR]
