SUARAMASJID.com| Singaraja –Kembali ke masjid, salah satu usaha untuk menyongsong peradaban Islam. Berawal dari niat untuk kembali memakmurkan kegiatan masjid, Aliansi Pemuda Peduli Masjid Singaraja mengadakan Gerakan Shalat Qiyamul dan Subuh Berjamaah di Masjid Agung Singaraja di Jalan Imam Bonjol No 65 Kp Kajanan, Kabupaten Buleleng, Bali, Ahad (22/1).
Aliansi Pemuda Peduli Masjid terdiri dari gabungan organisasi kepemudaan Islam di Kota Singaraja Bali, yang meliputi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Bali, GP Anshor, Wahdah Islamiyah, Bajangaji, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Singaraja, dan Pemuda Muhammadiyah.
Saat pelaksanaan Shalat Qiyamul Lail dan Subuh Berjamaah, jamaah memadati areal Masjid Agung sekitar pukul 03.00 dini hari waktu setempat. Ustadz Suryawan memimpin jalannya shalat Qiyamul Lail dan Shubuh berjamaah. Usai Shalat Shubuh, jamaah diberikan tausiah oleh Ustadz Syahrullah Hamid.
Ustadz Syahrullah mengatakan bahwa sebagai individu harus menjauhi sifat hasad. Setiap perilaku hasad akan membawa pada keburukan baik di dunia dan akhirat.
“Sekecil mungkin kita dapat menjauhkan diri dari sifat hasad, caranya adalah dengan selalu bersyukur dengan apa yang diberikan Allah SWT kepada kita (qanaah), dan jangan selalu melihat keatas namu melihat kebawah untuk hal keduniawian,” ungkapnya.
Salah seorang jamah perwakilan dari KAMMI Bali yaitu Okik Hadi Saputro mengatakan bahwa tujuan kegiatan shalat Qiyamul Lail dan Shubuh berjamaah selain untnuk memakmurkan masjid adalah menumbuhkan jiwa persaudaraan diantara umat Muslim, membangkitkan semangat untuk beribadah kepada Allah swt, dan melepas dinding pemisah antara suatu kelompok atau golongan.
“Semoga kegiatan ini bisa menumbuhkan uhkuwah islamiyah, membangkitkan semangat beribadah kepada Allah swt, dan mempersatukan seluruh elemen muslim dari berbagai kelompok atau golongan,” tegasnya. [FR]
Pengirim: Herdian Armandhani (Kontributor Bali)
