SUARA MASJID | Danau Toba merupakan salah satu kawasan strategis pariwisata nasional. Danau yang letaknya di Parapat Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara ini menawarkan wisata yang sangat indah. Meskipun penduduk Simalungun mayoritas beragama Kristen, wisatawan muslim yang ingin berkunjung tidak perlu kuatir.
Tak heran jika banyak umat Islam yang datang ke wilayah Danau Toba memastikan tempat makan halal dan tempat ibadah yang bisa ditemui oleh wisatawan. Tidak perlu khawatir, wisatawan muslim bisa juga bisa berwisata namun tidak melupakan ibadah wajib setiap masuk waktu sholat di masjid.
Berikut masjid-masjid yang ada di sekitar Danau Toba:
1. Masjid Raya Taqwa Parapat
Danau Toba memang memiliki segudang cerita sejarah yang menarik, salah satunya adalah tentang masjid pertama yang didirikan presiden pertama Indonesia, Soekarno, atau yang lebih dikenal dengan nama Bung Karno, yaitu Masjid Raya Taqwa Parapat.
Presiden Soekarno dipindahkan ke kota Parapat, setelah sebelumnya diasingkan di Brastagi, Kabupaten Karo, oleh Belanda. Walaupun singkat, presiden pertama Indonesia ini menorehkan sejarah di kota Parapat dengan memprakarsai berdirinya Masjid Raya Taqwa Parapat. Bung Karno mendirikan masjid ini karena pada waktu akan melaksanakan Shalat Jumat, Bung Karno tidak menemukan adanya masjid di Parapat.
Pendirian masjid ini dibantu oleh Abdul Halim Pardede yang mewakafkan sebidang tanahnya untuk pembangunan Masjid Raya Taqwa Parapat. Sampai saat ini, masjid ini adalah satu-satunya masjid yang ada di Parapat.
Arsitektur Masjid Raya Taqwa Parapat terlihat kontras dengan bangunan-bangunan sekitarnya. Arsitekturnya yang khas dengan nuansa Islami terlihat menonjol di tengah-tengah bangunan kolonial peninggalan Belanda, yang sebagian besar kurang terawat. Masjid ini memiliki spot foto dengan latar belakang Danau Toba, agar para pengunjung bisa mengabadikan momen saat mereka mengunjungi Masjid Raya Taqwa Parapat.
2. Masjid Raya Al-Hasanah Samosir
Masjid Raya Al-Hasanah Samosir merupakan sebuah masjid yang berdiri di tengah Kota Pangururan yang berdekatan dengan sejumlah perkantoran dan rumah dinas Bupati Samosir. Lokasinya sendiri berada di pinggir Danau Toba. Meskipun berada di pusat kota, namun suasananya sangat menyejukkan, karena dihiasi oleh banyak pepohonan yang terletak di samping dan depan masjid.
Masjid ini sendiri sudah berdiri sejak tahun 1975. Awal didirikan masjid ini ketika seorang TNI berpangkat kapten pada masa pemberontakan, tengah bertugas di Samosir hendak sholat, akan tetapi kesulitan tidak adanya musala ataupun masjid. Kemudian, tentara tersebut memiliki gagasan untuk mendirikan mushola di Pangururan, yang akhirnya terbentuk masjid khusus prajurit tersebut.
Masjid yang berada di tengah kota Pangururan ini memiliki mayoritas penduduk yang beragama Kristen dan menjadi salah satu kota pusat kebudayaan Batak Toba, memiliki suasana yang menenangkan. Masjid ini tentu juga menjadi lambang kerukunan umat beragama di Pangururan, karena bersebelahan dengan Gereja HKBP Pangururan Kota.
3. Masjid Agung Al-Hikmah Tigaras
Masjid Agung Al-Hikmah Tigaras merupakan salah satu mesjid yang terletak di pinggir Danau Toba. Lokasinya yang berada di Danau Toba ini, memberikan suasana yang sangat menyejukkan. Masjid ini pun juga dikelilingi oleh banyak pepohonan hijau. Para pengunjung bisa menikmati alam yang menyegarkan diri dan mata. Berkat adanya kapal ferry dan sudah dibangunnya terminal penumpang, membuat Masjid Agung Al-Hikmah menjadi salah satu ikon wisata halal di Danau Toba.
Beragam fasilitas yang tersedia di dalam masjid seperti ruang sholat, mukena, Al-qur’an, dan kamar mandi serta tempat wudhu yang berada di lantai bawah dan sudah tersedia sendal khusus wudhu untuk yang ingin beribadah. Masjid ini sendiri buka pada pukul setengah 5, dan tutup pada pukul delapan malam.
Saat ini, Desa Tigaras sendiri sudah menjadi salah satu kota wisata di Sumatera Utara yang ramai dikunjungi oleh para wisatawan. Selain masjid Agung Al-Hikmah, para pengunjung juga dapat menemukan beragam wisata lainnya di Danau Toba, seperti Masjid Nurul Huda, Masjid Raya Al-Hasanah, Gereja HKBP, dan lain sebagainya. Berbagai fasilitas, seperti hotel, kuliner, pantai, dan lain sebagainya juga dapat ditemui dengan mudah.
4. Masjid Al-Ikhwan Samosir
Masjid Al-Ikhwan Samosir termasuk yang paling dekat dengan tempat wisata, bahkan para wisatawan bisa menjangkaunya hanya dengan berjalan kaki saja. Masjid ini dibangun sejak 2018 untuk keperluan warga beribadah di kawasan Pulau Samosir.
Namun, karena lokasinya yang dekat sekali dengan tempat wisata. Tidak hanya warga yang memanfaatkan masjid ini untuk beribadah. Namun juga, para wisatawan yang ingin tetap menjalankan ibadah sembari menikmati wisata yang ada di Pulau Samosir dan Danau Toba.
Alamat tepat dari masjid ini ada di jalan Janji martahan Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir. Untuk menjangkau tempat beribadah ini, para wisatawan tinggal berjalan saja menuju perkampungan. Tidak perlu terlalu jauh dari tempat wisata.
5. Masjid Nurul Islam Samosir
Masjid Nurul Islam Samosir yang indah dan megah. Tidak hanya karena desain dari masjid itu sendiri yang memang indah dan terkesan megah dibandingkan dengan masjid lain di daerah itu. Masjid Nurul Islam berada tepat di pinggir Danau Toba.
Dibagi menjadi dua lantai, dimana lantai dasarnya digunakan untuk jamaah laki-laki. Sedangkan, lantai kedua digunakan untuk jamaah perempuan. Tempat wudhu yang luas dilengkapi juga dengan kamar mandi dengan jumlah banyak.
Jadi, tidak hanya beribadah para wisatawan yang singgah bisa menumpang untuk membersihkan diri. Hal tersebut diizinkan di masjid ini, namun para jamaah diimbau ada baiknya untuk tidak terlalu lama berada di masjid bahkan sampai tertidur.
Keberadaan Masjid Nurul Islam ini bisa menjadi solusi bagi para wisatawan yang ingin tetap menjalankan ibadah di tengah liburan. Karena lokasinya yang pas berada di pinggir di sebelah danau dan mudah diakses.
6. Masjid Agung Danau Toba
Masjid Agung Danau Toba adalah salah satu masjid di Danau Toba yang memamerkan keindahan arsitektur Islam dan tradisional khas Indonesia. Lokasinya yang berada di tepi danau pun jadi salah satu faktor yang membuat masjid tersebut tak pernah sepi pengunjung.
Dibangun pada abad ke-18, Masjid Agung Danau Toba mengombinasikan sejumlah gaya arsitektur Batak dan Jawa dengan Belanda. Keunikan ini yang membuatnya terlihat menonjol dan langsung memikat perhatian para wisatawan. Bukan hanya itu, masjid yang berlokasi di Kota Parapat tersebut menjadi yang terbesar di kawasan tadi, sehingga tak akan mengganggu berbagai aktivitas yang dilakukan di sana.
Selain arsitektur, menara adalah daya tarik lain yang ditawarkan Masjid Agung Danau Toba. Dua menara tersebut terlihat menjulang dari kejauhan sekaligus menjadi patokan wisatawan yang belum pernah berkunjung ke Parapat. Posisinya sangat diperhitungkan, sehingga menciptakan panorama mengagumkan kala sinar matahari menimpa masjid di siang dan sore hari.
7. Masjid Al-Hidayah Simalungun
Masjid Al-Hidayah Simalungun adalah sebuah masjid di Danau Toba yang dijadikan sebagai rumah ibadah sekaligus tempat singgah wisatawan. Walau fungsi utamanya bukan sebagai destinasi wisata, keberadaan masjid ini menjadi bukti keberagaman budaya di Simalungun.
Beralamat di Dusun Moho, Jawa Maraja, Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Masjid Al-Hidayah menawarkan ketenangan di balik bangunannya yang sederhana. Siapa pun dapat beribadah di sana atau sekadar beristirahat sebelum meneruskan aktivitas. Belum lagi keindahan Danau Toba yang dapat dilihat dari masjid yang semakin menyegarkan pikiran.
Masjid Al-Hidayah Simalungun pun dapat dijadikan lokasi singgah sebelum meneruskan perjalanan ke beberapa tempat wisata menarik. Sebut saja Aek Manik, kolam alami dari mata air jernih yang bisa dijadikan lokasi bersantai. Tak jauh dari sana ada Kebun Teh Butong Sidamanik yang berada di ketinggian 890 mdpl. Banyak wisatawan yang mampir ke tempat wisata alam ini untuk berfoto atau menyaksikan proses pemetikan daun teh.
Masjid-masjid yang ada di sekitar Danau Toba terus memberikan layanan kepada para jamaah yang singgah untuk beribadah, kebersihan dan kenyamanan masjid selalu dijaga untuk memberikan layanan terbaik bagi tamu Allah.[]
