Islamic Digital Fest 2024: Mendorong Inovasi dan Literasi Digital Islam

redaksi
6 Min Read

SUARA MASJID | Jakarta–Pada tahun 2024, Jakarta Islamic Center atau Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPIJ) telah mencapai usia 21 tahun. Selama dua dekade terakhir, banyak pencapaian yang diraih oleh lembaga ini, sebagaimana disampaikan oleh Kepala PPIJ, Dr. KH. Didi Supandi, Lc, MA, dalam acara pembukaan Islamic Digital Fest 2024 di Sunlake Hotel Sunter Jakarta Utara, Sabtu (14/12/2024).

“Tahun 2024 adalah tahun yang penuh berkah. PPIJ telah berhasil mencapai berbagai kemajuan yang patut dibanggakan,” ujar Kiai Didi.

Kiai Didi pun menyebutkan beberapa capaian prestasi tersebut, diantaranya adalah berhasilnya Perpustakaan PPIJ yang terakreditasi A dari Perpustakaan Nasional ini dinobatkan sebagai juara pertama dalam lomba perpustakaan masjid tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama pada 23 November 2024.

Selain itu, terkait dengan manajemen mutu, di mana Jakarta Islamic Center berhasil memperoleh sertifikasi ISO 9001: 2015 pada November 2024. Sementara di bidang riset, PPIJ meluncurkan jurnal ilmiah bernama Al Madinah. “Al Madinah Terbit perdana pada Agustus 2024. Fokus kajiannya pembangunan masyarakat perkotaan,” jelas Kiai Didi.

Jurnal internasional ini berfokus pada kajian pembangunan masyarakat perkotaan, sesuai maknanya sebagai lambang peradaban dan keteraturan. Kali ini, PPIJ tengah mengembangkan kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi di dalam negeri maupun luar negeri untuk pengembangan Jurnal Al Madinah.

Kiai Didi juga menambahkan, masjid saat ini harus melek digital, untuk itu PPIJ terus melakukan penyempurnaan perangkat media sosialnya untuk mendukung dakwah digital. “Seluruh akun media sosial PPIJ, termasuk TikTok, Instagram, dan YouTube, telah terverifikasi dan terus dikembangkan untuk menjangkau lebih banyak audiens,” ungkapnya.

PPIJ juga telah memulai inisiatif dalam bidang ekonomi kreatif, seperti memproduksi air mineral JIC Water, roti JIC, dan mengelola kantin JIC.

“Seluruh pencapaian ini merupakan persembahan PPIJ kepada Daerah Khusus Jakarta, menyongsong Jakarta sebagai kota global,” ungkap Kiai Didi.

Apresiasi dari Pemprov DKI Jakarta

Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta melalui Plt Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual (Dikmental) Aceng Zaini menyampaikan apresiasi atas capaian PPIJ selama 21 tahun. “Atas nama Pemprov DKI Jakarta saya sampaikan apresiasi,” kata Aceng dalam sambutannya.

Menurut Aceng, PPIJ adalah mitra kerja Pemprov DKI Jakarta. PPIJ telah banyak berkontribusi dalam pengembangan Islam di Jakarta.

“PPIJ adalah lembaga keagamaan, mitra kerja Pemprov DKI dalam hal ini Dinas Bintal. Bicara JIC ini bukan hanya kawasan masjid, tetapi peradaban Islam yang ada di Jakarta,” ujar Aceng.

Banyak prestasi yang telah diraih PPIJ. Terbaru, PPIJ sukses meraih penghargaan perpustakaan masjid terbaik nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama.

“Juga saya ucapkan selamat Ke PPIJ yang telah menjadi juara satu lomba perpustakaan masjid seluruh Indonesia,” jelas Aceng.

Kemudian, PPIJ telah membantu mensukseskan program Gubernur DKI terkait pemberdayaan kalangan disabilitas dan penanggulangan stunting di Jakarta. PPIJ juga telah menjalin hubungan internasional. Tahun ini PPIJ mendapat kehormatan dengan kerja sama dengan Universitas Qarawiyin Maroko.

“Gratis untuk belajar di Qarawiyin Maroko. Ini dapat mengangkat citra Jakarta sebagai kota global di kancah dunia internasional. PPIJ menjadi kebanggaan Jakarta,” ungkap Aceng.

Run Down Acara Islamic Digital Fest 2024

Jakarta Islamic Center (JIC) melalui Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPIJ) menggelar acara Islamic Digital Fest 2024 pada Sabtu dan Minggu, 14–15 Desember 2024, bertempat di Sunlake Sunter, Jakarta Utara. Acara ini dirancang untuk membahas beragam tema seputar inovasi, literasi, dan penguatan ekosistem digital Islam. Berikut jadwal acaranya.

Hari Pertama: Sabtu, 14 Desember 2024

08.30–08.50: Pembukaan dan Penampilan Tari Zapin
Setelah registrasi, acara resmi dibuka dengan penampilan Tari Zapin dari Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Utara yang dipandu oleh Dipo K. Islami, MM.

08.55–10.15: Sambutan dan Doa Pembuka
Setelah pembacaan Kalam Ilahi oleh Ustadz Nendi Khumaidi, S.Sos., Kepala Kementerian Agama DKI Jakarta, Taufik Saputra, S.Komp., memimpin doa pembuka. Sambutan utama disampaikan oleh Dr. KH. Didi Supandi, Lc., MA, yang mengangkat tema “Digitalisasi Informasi: Solusi Cerdas dalam Menghadapi Tantangan Komunikasi Global.”

Selanjutnya, Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Dr. Teguh Setyabudi, M.Pd., berbicara tentang “Menyongsong Jakarta Kota Global sebagai Pusat Inovasi Islam Digital.”

10.35–11.05: Peluncuran dan Kerja Sama Strategis
Dilakukan peluncuran platform Jadi Alim, disusul penandatanganan kerja sama antara Perpustakaan Masjid JIC dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) serta MoU JIC dengan Pusat Kajian Hadis. Penandatanganan ini dikoordinasikan oleh Niswati Fatimah, S.IP.

13.30–15.00: Digitalisasi Pengelolaan Dana Masjid
Setelah istirahat siang, sesi dilanjutkan dengan diskusi tentang pengelolaan dana masjid berbasis digital. Platform Kitabisa.com memaparkan inisiatif Smart Masjid, sedangkan gerakan Masjid Sejuta Pemuda berbagi pandangan tentang masjid sebagai pusat harapan dan kepedulian sosial.

16.00–17.20: Empowering Humanity Melalui Digitalisasi
Sore hari, talkshow bertema “Inovasi Digital untuk Meningkatkan Kesejahteraan Umat” menghadirkan perwakilan Masjid Salman ITB dan Garis Sepuluh Corporation. Diskusi dipandu oleh Dr. H. Marhadi Muhayar, Lc., MA.

19.30–21.30: Inspirasi dari Pemuda Masa Kini
Malamnya, Muhammad Hasan Abdillah, influencer dan anggota Banggar DPRD DKI Jakarta, berbicara tentang inspirasi digital dari generasi muda. Talkshow ini juga melibatkan Tim Kepustakaan Islam Kementerian Agama RI.

Hari Kedua: Minggu, 15 Desember 2024

08.30–09.30: Sosialisasi Sistem Stunting Berbasis Masjid
Acara hari kedua dibuka dengan sosialisasi sistem stunting berbasis masjid. Diskusi ini dipandu oleh Paimun A. Karim, S.Si., yang menyoroti peran masjid dalam mendukung kesehatan masyarakat.

09.45–10.00: Penutupan dan Kolaborasi Digital
Kegiatan ditutup dengan pidato oleh M. Zein, M.Si., Kepala Divisi Komunikasi dan Penyiaran PPIJ, yang menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi digital untuk memperkuat peran Islam dalam membangun ekosistem teknologi global.

 

⇒ Kunjungi dan Dapatkan Berita Seputar Masjid dengan Cepat di ⇒ GOOGLE NEWS ⇐

Share This Article
Translate »