BANDUNG, SM–Ratusan kader Jaringan Pemuda Remaja Masjid (JPRMI) dari Aceh sampai Papua merapat ke Bandung, menggelar Muktamar dan Musyawarah Kerja Nasioanl (Mukernas) selama tiga hari. Mulai hari Jumat – Ahad, 26-28 Februari 2016.
Sekretaris Jenderal JPRMI Juni Supriyanto mengatakan hari ini para kader JPRMI berkumpul untuk menyelenggarakan Muktamar dan Mukernas 2016. “Insyallah jam 2 siang acara akan dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Barat,” paparnya kepada Suara Masjid (26/2).
Juni mengatakan, dalam Muktamar dan Mukernas 2016 pihaknya akan membahas empat program besar JPRMI, yaitu program Gerakan Nasional Ayo ke Masjid, Subuh Berjamaah ke Masjid, 1000 Pemuda Penggerak Desa, dan launching aplikasi android ‘Ayo Ke Masjid’ berbasis smartphone.
Juni menambahkan, Gerakan Nasional Ayo ke Masjid ini diwujudkan dalam tiga hal, yaitu di bidang pendidikan dengan membuat silabus pasca TPA sebagai pendidikan alternative, bidang kesehatan dengan membuka klinik berbasis masjid dan bidang ekonomi melalui entrepreneur berbasis masjid.
Sementara program Subuh berjamaah di masjid akan digelar setiap Sabtu dan Ahad secara bergantian mulai dari Aceh hingga Papua. Sementara program 1000 Pemuda Penggerak Desa akan dicari pemuda-pemuda yang nanti bisa melihat potensi desanya dan mengembangkan potensi desa yang ada.
“Para pemuda JPRMI juga disiapkan menjadi pengawas pengelolaan dana desa. Mereka akan membentuk BMT-BMT di desa berbasis masjid,” paparnya.
Program berikutnya adalah launching aplikasi Android ‘Ayo ke Masjid’. Di aplikasi ini bisa mengakses lokasi masjid, jarak masjid, jadwal shalat dan lain sebagainya. “Semoga acara Mukernas ini berjalan lancar,” ungkapnya. [FR]
