SUARAMASJID| Bogor–Pembina Dewan Dakwah Islamiyyah Indonesia (DDII) KH Cholil Ridwan mengungkapkan bahwa selama ini umat Islam baru memenuhi panggilan azan untuk melaksanakan shalat.
“Padahal kalau kita dengar azan, ada kalimat hayya’ alas sholah dan ada hayya ‘alal falah. artinya mari menunaikan shalat dan mari meraih kemenangan,” kata Kyai Cholil saat berceramah pada acara deklarasi Gerakan Indonesia Shalat Subuh Berjamaah (GISS) di Masjid Al Hijri II kampus Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, Ahad (31/12/2017).
Namun, menurut Kyai Cholil, selama ini kita hanya memenuhi panggilan pertama untuk shalat tetapi belum memenuhi panggilan untuk kemenangan.
“Hayya’alassholah sudah kita amalkan meskipun belum semua umat Islam melaksanakannya, tapi kita belum menjawab hayya ‘alal falah, padahal ini maknanya luar biasa,” jelas Mantan Ketua MUI Pusat itu.
“Al falah itu artinya keberuntungan, kejayaan atau kemenangan, dan ini adanya ada di luar masjid,” tambahnya.
Oleh karena itu, lanjut Kyai Cholil, umat Islam punya kewajiban menyambut kemenangan, diantaranya soal kepemimpinan. “Mari jadikan masjid sebagai tempat kaderisasi untuk melahirkan pemimpin, jadi kita berharap kedepan para pemimpin akan lahir dari masjid,” tandasnya.
Tabligh Akbar dan Deklarasi GISS tersebut dihadiri banyak tokoh, diantaranya Wali Kota Bogor Bima Arya, Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais, Ketua Umum Partai Gerindra H Prabowo Subianto, Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Mayjen (Purn) Sudrajat dan Ahmad Syaikhu.
Mereka didampingi para ulama dan aktivis Islam diantaranya Pimpinan UIKA Bogor KH Didin Hafidhuddin, Dewan Majelis Az Zikra KH Raudh Bahar, Koordinator GISS KH Muhammad al Khaththath, Ketua GNPF Ulama Bogor Ustaz Iyus Khaerunnas, Pimpinan Dewan Dakwah Bogor Ustaz Muhammad Nur Sukma, Imam Besar Al Hijri II Dr Akhmad Alim, Advokat senior Eggi Sudjana dan lainnya. [FR]
Sumber: Suara-Islam.com
