
JAKARTA-SM.Semua kegiatan bisa dikembangkan di masjid ini mulai dari pendidikan, sosial, ekonomi sampai pelayanan kesehatan. Kuncinya terletak pada kreativitas dan amanah pengurus masjid.
Tepat disebelah utara Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, berdiri sebuah masjid megah dengan ornament indah. Kemegahannya sangat terasa ketika menelusuri bagian dalam masjid. Dinding-dindingnya dihiasai kaligrafi menyerupai kiswah ka’bah. Langit-langit masjid berwarna putih memantulkan sinar lampu ke beberapa sudut. Berderet rak-rak al-Qur’an di pinggir tembok dengan disain khusus. Susana semakin berkesan dengan adanya karpet merah yang membentang dari shaf depan sampai belakang.
Keindahan masjid ini juga terlihat dari luar. Pandangan mata akan terkagum-kagum melihat taman hijau yang mengelilingi masjid berbentuk joglo itu. Lantainya pun cukup bersih dan rapi. Diantara tiang-tiang masjid terlihat jamaah yang lalu lalang keluar masuk masjid. Tak heran jika masyarakat sekitar cukup bangga memiliki masjid yang diresmikan tanggal 27 Februari 1992 oleh Gubenur DKI Jakarta waktu itu, Wiyogo Atmodarminto.
Keberadaan masjid bisa menjadi magnet spiritual jamaah dari berbagai penjuru kota. Begitu masjid ini dikelola secara professional dan amanah, pengurus tidak perlu susah payah untuk mensosialisasikan kegiatan atau menggalang dana kepedulian sosial. Contoh kecil adalah ketika merayakan hari raya kurban. Banyak jamaah yang siap menjadi peng-kurban meskipun pelaksanaannya masih lama.
Dengan aneka kegiatan yang dikemas menarik dan inovatif, masjid ini selalu didatangi jamaah dari warga sekitar, karyawan mal, toko, perusahaan hingga musafir. Kuncinya terletak pada manajemen yang baik. Ada beberapa kegiatan masjid yang memiliki segmen sendiri.
Setiap hari Sabtu, Masjid al-Musyawarah mengadakan Kajian Islam Sabtu (KIS) yang sifatnya untuk jamaah umum dari berbagai daerah. Sedangkan Kajian Ahad Shubuh (KAS) adalah pengajian rutin yang membahas hadis dan tafsir al-Qur’an oleh para ulama yang ahli dibidangnya. Pada hari-hari tertentu, pengurus masjid juga mengadakan kegiatan sosial, ekonomi, pendidikan, santuan anak yatim dan dhuafa. Semua kegiatan ini dimotori dari satu ruang kecil di kantor masjid.
Pengurus masjid memaksimalkan kepengurusan masjid dengan bidang kepegawaian, bidang keuangan, bidang dakwah pendidikan dan umum. Untuk operasional dan kegiatan, pengurus juga memaksimalkan potensi yang ada di masjid seperti penyewaan ruang pernikahan, penyediaan kotak amal dan pengelolaan lahan parkir.
Ketenaran masjid ini semakin lengkap dengan adanya Pos Sehat untuk jamaah yang ingin berobat gratis bagi kaum dhuafa di daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara. Dengan memaksimalkan manajemen dan kerjasama yang baik, pos kesehatan berbasis masjid ini bisa memberi manfaat yang besar bagi kesehatan jamaah yang sakit. Beberapa penyakit yang pernah ditangani Pos Sehat al-Musyawarah antara lain penyakit Ispa, hipertensi, dyspepsia, ischiagia, gastritis, batuk, faringitis, arthritis dll.
Untuk penyakit yang membutuhkan biaya besar dan perawatan khusus, Pos Sehat al-Musyawarah bekerjasama dengan rumah sakit yang dikelola oleh LKC dengan tim medis yang ahli di dalam penyakit tersebut. Masjid ini juga dilengkapi system keamanan agar aktivitas jamaah dapat dilihat dari segala arah. Sistem keamanaan ini yang menggunakan kamera CCTV ini dipasang di sudut-sudut masjid sehingga bisa memantau kegiatan jamaah dan meminimalisir tindak kriminal. / ahm.
