Menjadi Lebih Dekat dengan Al-Qur’an

redaksi
3 Min Read

bacaKitab suci umat Islam adalah Al-Qur’an, di dalamnya terdapat banyak hikmah jika kita mau belajar. Namun sudahkah kita gemar membaca Al-Qur’an? Apakah kita sudah menyempatkan membaca Al-Qur’an setiap hari? Sudahkan ada pengaruh positif pada diri kita terhadap apa yang kita baca dari Al-Qur’an? Beriktu tips mudah yang mungkin bisa membantu kita untuk bida berhubungan dengan Al-Qur’an.

  1. Sebelum kita menyentuh Al-Qur’an, ada baiknya kita memeriksa hati. Tanyakan hati kecil kita, mengapa kita perlu membaca Al-Qur’an. Apakah hanya sekedar untuk mendapatkan beberapa informasi dan kemudian membiarkannya hilang lagi dari diri kita. Nabi Muhammad SAW telah digelari oleh isteri beliau sebagai “Al-Qur’an berjalan”. Dengan kata lain dia tidak hanya sekedar membaca dan melantunkan Al-Qur’an, tetapi Rasul menghidupkannya dalam kehidupan sehari-hari.
  1. Ada baiknya sebelum menyentuh Al-Qur’an memiliki wudlu. Mengambil air wudlu merupakan persiapan yang bagus secara fisik dan mental untuk menngingatkan kita bahwa kita tidak sedang membaca buku biasa. Namun lebih dari itu kita sedang berinteraksi dengan Tuhan. Karenanya dengan kebersihan hati dan fisik akan menambah kemantaban dalam berinteraksi dengan Allah.
  1. Bacalah minimal lima menit saja setiap hari. Seringkali, kita berfikir bahwa kita harus membaca Al-Qur’an setidaknya satu jam penuh. Jika kita tidak terbiasa membacanya secara teratur, hal ini terlalu berat. Mulailah dengan lima menit saja setiap hari. Jika kita istiqomah dengan langkah ini, Insya Allah secara bertahap waktu yang akan kita butuhkan membaca Al-Qur’an akan bertambah.
  1. Pastikan kita mengerti dengan apa yang kita baca. Lima menit membaca Al-Qur’an dengan bahasa Arab memang baik, tetapi kita perlu memahami apa yang kita baca. Pastikan kita punya terjemahan Al-Qur’an yang baik dalam bahasa yang paling kita mengerti. Usahakanlah senantiasa untuk membaca terjemahan dari apa yang telah kita baca hari itu. hal ini untuk lebih mengetahui kandungan isi dalam bacaan Al-Qur’an.
  1. Al-Qur’an lebih interaktif daripada sebuah CD. Semakin canggihnya teknologi juga berdampak semakin canggihnya tampilan Al-Qur’an, misalnya Al-Qur’an yang dikemas dalam bentuk CD atau program komputer lainnya. Kendati ada fasilitas seperti itu, alangkah baiknya tetap memiliki Al-Qur’an dalam bentuk buku, hal ini akan memberikan kesan positif semakin dekat dengan kitab suci Al-Qur’an.
  1. Jangan hanya dibaca, tapi dengarkanlah juga. Saat ini banyak audio kaset dan CD Al-Qur’an, di antaranya ada yang disertai dengan terjemahan. Di mana ini dapat dimainkan di perangkat elektronik, seperti walkman, tape. Begitu juga saat berada dalam mobil Al-Qur’an jenis ini bisa kita dengarkan saat mengemudi. Terapkan hal ini sebagai tambahan di samping tilawah Al-Qur’an harian, tidak sebagai pengganti dari aktivitas tilawah.
  1. Berdoa. Mintalah kepada Allah untuk mendapatkan petunjuk-Nya saat kita sedang membaca Al-Qur’an. Niat kita adalah tulus ikhlas, demi kecintaan kita pada Allah, berinteraksi dengan-Nya dengan membaca, memahami, dan menerapkan firman-Nya. Berdoa pada Allah untuk memohon pertolongan dan petunjuk akan menjadi perangkat terbaik kita nutuk melakukan langkah-langkah selanjutnya.

⇒ Kunjungi dan Dapatkan Berita Seputar Masjid dengan Cepat di ⇒ GOOGLE NEWS ⇐

TAGGED:
Share This Article
Translate »