PATI-SM. Masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, melainkan mengemban banyak fungsi diantaranya untuk menggalakkan kaderisasi, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi umat.
Ketua Forum Komunikasi Remaja Masjid se-Kabupaten Pati, Irsyaduddin, SE menyebutkan selama ini fungsi masjid sebagai tempat ibadah, pendidikan dan kaderisasi sudah bisa berjalan. Namun, fungsi masjid sebagai tempat pemberdayaan umat belum optimal.
Untuk itu, takmir masjid dan stakeholder harus memiliki jiwa entrepreneur (wirausaha) agar bisa meningkatkan taraf hidup umat di sekitar lingkungan masjid. Atau paling tidak, bisa mengurangi kemiskinan di sekitar masjid.
“Jangan sampai masjidnya megah, tetapi kehidupan umat di sekitarnya tidak semegah masjidnya,” katanya saat membuka acara Kegiatan Orientasi Kewirausahaan untuk masjid mandiri di Masjid Agung Baitunnur, Pati. (29/12)
Kegiatan tersebut dimotori Forum Aktivitas Remaja Masjid Agung Baitunnur Pati, Forum Komunikasi Remaja Masjid se-Kabupaten Pati dan Lembaga Ta’mir Masjid Nahdlatul Ulama yang dilanjutkan dengan silaturrahim rombongan ke Pesantren Enterpreneur Al-mawaddah, Honggosoco, Jekulo, Kudus.
Lebih lanjut, Irsyad mengatakan, hampir seluruh masjid di Kabupaten Pati sudah memiliki ta’mir. Sayangnya, ta’mir-ta’mir tersebut belum banyak yang mampu memfungsikan masjid secara optimal. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong para pengurus ta’mir masjid agar bisa berbuat banyak untuk kemakmuran umat di sekitar masjid. [FR]

