Prof. Nasaruddin Jadi Imam Besar Masjid Istiqlal

redaksi
2 Min Read
suara islam

JAKARTA-SM. Imam Besar Masjid Istiqlal mngalami perombakan. Sebelumnya Prof Dr KH Ali Mustofa Yakub, kini diganti Mantan wakil menteri agama (Wamenag) RI, Prof Dr Nasaruddin Umar untuk masa periode 2016-2020.

Pengukuhan imam besar Masjid Istiqlal itu dilakukan oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Jumat (22/1) di Jakarta.

Dalam keterangannya, Nasaruddin menjelaskan bahwa jabatan yang diembannya merupakan amanah yang cukup berat. Ia berharap bisa melaksanakan amanah tersebut dengan baik.

“Mohon doanya, semoga saya bisa melaksanakan dan menjalankannya dengan baik dan amanah,” ujarnya seperti dilansir republika.

Dalam pelantikan itu, Menteri Agama juga mengukuhkan Muzammil Basyuni sebagai ketua pengelola Masjid Istiqlal. Sebelumnya jabatan ini dipegang Drs H Mubarok.

Setelah diamanahkan memimpin masjid terbesar di Asia Tenggara ini, Nasaruddin akan menyiapkan visi dan misi yang berkaitan dengan citra yang harus terpancar dari Masjid Istiqlal.

Pertama, Masjid Istiqlal harus tetap menyimbolkan negara. “Dengan ciri keislaman moderat, bercorak rahmatan lil alamin,” ungkapnya.

Kedua, Masjid Istiqlal harus menjadi lambang persatuan dan kesatuan umat Islam. “Sebagai simbol pemersatu umat Islam dari berbagai mahzab,” ucapnya.

Ketiga, Masjid Istiqlal harus menjadi simbol toleransi antar umat beragama. Hal ini karena ada rumah ibadah agama lain di dekatnya.

Terakhir, Masjid Istiqlal perlu menjadi paru-paru spiritual Indonesia.  “Kalau hutan itu adalah paru-paru dunia, kita perlu oase dan paru-paru spirutual,” ujar Nasaruddin. [FR-rol]

 

⇒ Kunjungi dan Dapatkan Berita Seputar Masjid dengan Cepat di ⇒ GOOGLE NEWS ⇐

Share This Article
Translate »