SM| Jakarta– Presiden Joko Widodo mengharapkan, renovasi Masjid Istiqlal yang sudah dimulai sejak tahun yang lalu, selesai pada April nanti sebelum Ramadhan sehingga bisa dipakai di bulan suci itu.
”Ini adalah renovasi besar sejak 41 tahun yang lalu karena anggaran yang diperlukan untuk ini cukup gede, Rp. 475 miliar. Dipakai untuk memperbaiki, memoles lantai, mengganti karpet, mengganti lighting, mengganti sound system, semuanya,” kata Jokowi di Jakarta, Jumat (7/2), dikutip laman setkab.go.id.
BACA JUGA:
- Cara Memilih Agen Wisata Bali yang Tepat untuk Liburan yang Nyaman dan Berkesan
- Wisata Halal Jejak Rasul bersama Adinda, Sejarah Islam di Mesir, Palestina, dan Jordan
- Sekcam Jatiasih Dukung Kolaborasi DMI-BKMM Jatirasa dalam Aksi Sosial dan Kesehatan Umat
- Menag Nasaruddin Ajak IGIC Bentuk Jejaring para Imam Dunia
- Peran Masjid dalam Penguatan Ekoteologi di IGIC 2026
Perbaikan lainnya, kata Jokowi, yakni parkir basement-nya ditambah, sehingga nanti parkir tidak berada di area batas suci yang digunakan untuk sholat.
”Kemudian pembangunan landscape di luar, jadi bukan hanya interior tapi eksterior semuanya dibangun. Sungai yang ada di lingkungan Istiqlal ini juga nanti akan semuanya diperbaiki sehingga tamannya menjadi lebih bagus lagi,” ujarnya
Jokowi juga mengatakan, ada usulan untuk dibuat terowongan dari Masjid Istiqlal ke Katedral.
”Tadi sudah saya setujui, sekalian. Sehingga ini menjadi sebuah terowongan silaturahmi, tidak kelihatan berseberangan tapi silaturahmi terowongannya,” katanya.
“Memang banyak hal yang memang tidak bisa dikerjakan karena ini adalah heritage, ada warisan pusaka sehingga pengerjaannya memang hati-hati, harus hati-hati. Tidak boleh merusak, tidak boleh mengganti,” pungkasnya. [nk]
