SUARA MASJID | Jakarta–Masjid Syaikh Ajlin di Gaza belum lama ini mendapat serangan rudal dari Israel. Ajaibnya, masjid yang dirancang oleh Gubernur Jawa Barat masa jabatan 2018-2023, Ridwan Kamil, tersebut masih berdiri kokoh.
Diketahui, Masjid Syaikh Ajlin sempat hancur pada tahun 2014 silam akibat dibom Israel. Saat itu, Ridwan Kamil dipercaya sebagai arsitek yang merancang ulang masjid hingga berdiri kembali.
Melansir situs resmi Badan Wakaf Indonesia, Jumat (13/10/2023), Masjid Syaikh Ajlin yang terletak di Gaza, Palestina, ini dibangun kembali sejak tahun 2016.

Sebelum hancur akibat dibom Israel, masjid yang dulunya bernama Masjid Abu Jehad ini hanya bisa menampung sebanyak 512 jemaah. Setelah dibangun kembali, masjid tersebut kini memiliki 3 tingkat yang bisa menampung hingga 2.000 jemaah. Selain sebagai tempat ibadah, masjid ini juga memiliki tempat belajar Al-Qur’an dan klinik kesehatan.
Setelah proses pembangunan kembali, Masjid Syaikh Ajlin resmi dibuka untuk umum pada 17 November 2022.
“Masjid Syaikh Ajlin Gaza, Palestina, resmi dibuka. Selamat kepada masyarakat Gza sudah bisa menggunakan masjid ini untuk ibadah kembali setelah delapan tahun hancur rata dengan tanah akibat peperangan,” kata Ridwan Kamil dalam soft opening Masjid Syaikh Ajlin, Kamis (17/11) tahun lalu, dikutip dari situs resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Jumat (13/10/2023)
Pembangunan kembali masjid ini menelan biaya mencapai Rp 20 miliar. Dana pembangunan ini merupakan hasil urunan bersama masyarakat Indonesia kala itu.
“Alhamdulillah. Atas izin dan pertolongan Allah Swt., pembangunan Masjid Syaikh Ajlin yang merupakan hasil urunan bersama masyarakat Indonesia pada akhirnya segera terealisasikan meski menghadapi berbagai rintangan dan hambatan,” tutur Ridwan Kamil.
Ridwan Kamil mengaku sangat bersyukur dan terhormat karena dilibatkan langsung dalam perancangan masjid yang diketahui banyak melahirkan ahli Al-Qur’an dan Hadis ini. Ia berkomitmen untuk terus mengajak masyarakat Indonesia terus bergotong royong dalam rangka menyempurnakan masjid ini.
Seperti diberitakan sebelumnya, masjid ini masih berdiri kokoh bahkan setelah dihujani rudal Israel. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Ridwan Kamil melalui Instagram pribadinya, Jumat (13/10/2023).
“Terpantau Masjid Syaikh Ajlin yang merupakan donasi netizen Indonesia masih berdiri tegak dengan baik,” jelas Ridwan Kamil.
Masjid Ajlin pernah hancur pada 2014 akibat serangan bom Israel. Dikutip dari Kompas.com (27/1/2019), saat itu, Direktur Aman Palestin, Miftahuddin Kamil mengatakan masjid bakal dibangun di lahan bekas Masjid Syekh Ajlin yang hancur lebur akibat peperangan. Hal itu diungkapkannya seusai Emil menyerahkan rancangan masjid.
Masjid ini juga menjadi pusat pendidikan penghafal Al-Quran. Peresmian Masjir Syeikh Azlin dilakukan secara virtual di Gedung Pakuan, Kota Bandung dan di Gaza, Palestina, Rabu (7/3/2021).
Dikutip dari Kompas.com (7/4/2021), masjid tersebut tak sekadar berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan bagi penghafal Al-Quran.
“Jadi masjid ini kurang lebih sekitar tiga lantai karena masjid ini bukan hanya tempat shalat, tetapi juga menjadi tempat belajar atau madrasah.” tutur Emil.
Makna bangunan masjid ini tentang hubungan dengan Allah dan manusia, desain masjid Syeikh Azlin, yang memiliki dua bangunan dengan satu menara, memiliki filosofi tersendiri.
Emil menjelaskan, menara merepresentasikan hubungan dengan Allah. Sementara dua bangunan merepresentasikan hubungan dengan manusia dan alam.
“Desain masjid tiga lantai ini dari luar memliki tiga bidang memiliki makna tiga bulan sabit jika dilihat dari atas yang artinya Habluminallah, Habluminannas, dan habluminal alam,” tulisnya. [fat]
