SAFAC dan KUA Wangon Bersinergi Pastikan Arah Kiblat Masjid Darussalam

Salma Alya
3 Min Read
dok. sibawor.org

Kebersamaan antara Tim SAFAC, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, dan takmir Masjid Darussalam terlihat dalam kegiatan penentuan arah kiblat yang dilaksanakan menyusul rencana rehabilitasi total masjid tersebut, Senin (19/10/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting sebelum proses pembangunan kembali dilakukan. Penentuan arah kiblat yang tepat dinilai perlu dipastikan sejak awal agar proses rehabilitasi dapat berlangsung dengan perencanaan yang matang dan hasil pembangunan nantinya sesuai dengan fungsi utama masjid sebagai tempat ibadah umat Islam.

Pastikan Arah Kiblat Sebelum Pembangunan

Penentuan arah kiblat merupakan bagian penting dalam persiapan pembangunan maupun rehabilitasi tempat ibadah. Ketepatan arah kiblat menjadi perhatian bersama karena berkaitan langsung dengan pelaksanaan salat.

Melalui kegiatan tersebut, takmir Masjid Darussalam memperoleh pendampingan dari Tim SAFAC dan Penyuluh Agama Islam KUA Wangon. Pendampingan dilakukan sebagai salah satu langkah awal untuk memastikan posisi kiblat sebelum bangunan masjid direnovasi secara menyeluruh.

Sinergi antara tim teknis, penyuluh agama, dan pengurus masjid juga memperlihatkan semangat gotong royong dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Masing-masing unsur mengambil peran sesuai kapasitasnya sehingga kebutuhan terkait sarana ibadah dapat dipersiapkan secara lebih baik.

Wujud Pengabdian kepada Masyarakat

Sarif, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya menjaga kualitas sarana ibadah.

“Penentuan arah kiblat perlu dilakukan dengan cermat, terlebih ketika masjid akan direhabilitasi secara total. Kami berharap melalui kerja sama ini, pembangunan Masjid Darussalam dapat berjalan dengan baik dan nantinya menjadi tempat ibadah yang nyaman bagi masyarakat,” ungkap Sarif.

Menurutnya, ketelitian dalam penentuan arah kiblat menjadi semakin penting ketika sebuah masjid akan mengalami pembangunan ulang. Dengan demikian, hasil rehabilitasi nantinya diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga tetap memenuhi kebutuhan utama masyarakat dalam menjalankan ibadah.

Kolaborasi untuk Pelayanan Umat

Para Penyuluh Agama Islam KUA Wangon menyambut positif kolaborasi yang terjalin bersama Tim SAFAC dan takmir masjid. Kerja sama lintas unsur dinilai penting dalam mendukung berbagai kebutuhan umat.

Peran penyuluh agama tidak hanya berkaitan dengan bimbingan dan edukasi keagamaan. Dalam kondisi tertentu, pendampingan terhadap pengelolaan serta kesiapan sarana ibadah juga menjadi bagian penting dari pelayanan kepada masyarakat.

Keterlibatan berbagai pihak diharapkan mampu memperkuat komunikasi, menumbuhkan kepedulian, serta meningkatkan rasa tanggung jawab bersama terhadap keberlangsungan fungsi masjid.

Masjid Diharapkan Semakin Nyaman dan Representatif

Melalui kegiatan penentuan arah kiblat tersebut, KUA Wangon berharap seluruh tahapan rehabilitasi total Masjid Darussalam dapat dipersiapkan secara optimal, termasuk dalam aspek ketepatan arah kiblat.

Kebersamaan Tim SAFAC, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, dan takmir masjid menjadi wujud nyata semangat melayani umat melalui kolaborasi dan kepedulian bersama.

Dengan persiapan yang matang, Masjid Darussalam diharapkan tidak hanya semakin nyaman sebagai tempat menjalankan ibadah, tetapi juga berkembang menjadi pusat kegiatan keagamaan, ruang pembinaan umat, serta sarana mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

(Srf)

⇒ Kunjungi dan Dapatkan Berita Seputar Masjid dengan Cepat di ⇒ GOOGLE NEWS ⇐

Share This Article
Translate »