SM| Riyadh–Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi akan menyosialisasikan kepada kalangan biro layanan haji/umrah, perihal proses visa elektronik untuk jamaah haji dan umrah yang dapat dikeluarkan dalam hitungan menit.
Shams yang juga penyelia umum platform elektronik haji dan umrah ini mengatakan platform elektronik akan mencakup layanan baru yang memberikan akses bagi warga non-Saudi ke e-portal, yang mana mereka dapat melihat paket layanan, memilihnya, dan mengajukan visa secara elektronik.
Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong kedatangan jamaah lebih banyak lagi ke Tanah Suci, baik untuk melaksanakan umrah atau haji.
Tahun ini Arab Saudi akan mengeluarkan lebih dari 4,33 juta visa umrah.
Langkah kementerian membantu memfasilitasi perjalanan para peziarah dan meminimalkan pra-perencanaan. Di bawah Visi 2030, Kerajaan Saudi berharap dapat menarik lebih dari 30 juta jamaah umrah dan menyediakan mereka dengan layanan kelas atas.
Pada Januari 2019, kementerian haji dan umrah memperbarui portal online-nya untuk mendukung para jamaah asing. Hampir 1,1 juta muslim menggunakan portal online Maqam dalam fase uji coba tahun lalu, memungkinkan mereka untuk memilih antara lebih dari 30 perusahaan yang menyediakan perjalanan dan akomodasi untuk perjalanan ke Mekah dan Madinah.
Abdulaziz Al-Wazzan, wakil menteri Haji dan Umrah, mengatakan inisiatif ini bertujuan menjadikan visa lebih mudah diakses oleh jamaah haji dan umrah, juga berkontribusi meningkatkan jumlah jamaah haji dan umrah.
