Taushiyah Kebangsaan MUI Sikapi Aksi Damai 2 Desember

redaksi
2 Min Read

SUARAMASJID.com| Jakarta—Mencermati perkembangan kehidupan kemasyarakatan dan kebangsaan akhir- akhir ini,  Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (DP MUI) menyampaikan TAUSHIYAH KEBANGSAAN sebagai berikut.

  1. MUI menghimbau kepada masyarakat agar dalam ikhtiar memperjuangkan aspirasinya dilakukan melalui saluran demokrasi, seperti lobi, perundingan, musyawarah dengan para pihak  pengambil  kebijakan,  baik  eksekutif, termasuk aparat keamanan dan penegak hukum maupun legislatif serta bias menyampaikan  pernyataan  pendapat   melalui   pers  dan   media komunikasi lainnya   karena   hal   tersebut   dinilai   lebih   efektif   dan memberikan citra positif bagi pendidikan demokrasi di Indonesia.
  1. Apabila terpaksa hendak melakukan demonstrasi, MUI menghimbau agar dilakukan dengan sopan, tertib, damai, akhlaqul karimah, serta mematuhi peraturan yang berlaku.
  2. Terkait dengan rencana aksi unjuk  rasa pada 2 Desember 2016 yang antara lain akan dilakukan oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF MUI),  maka  MUI  memandang perlu  untuk  menegaskan bahwa GNPF MUI  bukanlah  merupakan bagian dari  DP MUI  dan tidak ada hubungan  struktural  formal  apapun juga  antara  DP MUI dengan GNP MUI.
  3. MUI meminta apabila terdapat kelompok masyarakat tetap  melakukan aksi demo  pada 2 Desember 2016,  hal tersebut  hendaknya dilakukan dengan tidak menggunakan atribut atau logo atau simbol-simbol MUI.
  1. MUI juga mengingatkan peserta unjuk rasa agar tetap fokus pada tema penegakan hukum kasus penistaan agama serta tidak menyimpang untuk tujuan lainnya yang tidak sesuai dengan semangat menjaga kebhinnekaan dan keutuhan NKRI.
  2. MUI menghimbau kepada pihak Kepolisian dan aparat keamanan lainnya, hendaknya dalam menghadapi para peserta    unjuk rasa  tetap mengedepankan pendekatan   persuasif,   dialogis,    profesional,   dan proporsional serta menghindari penggunaan kekerasan.

Demikian    Taushiyah    Kebangsaan   Majelis   Ulama   Indonesia    ini   disampaikan. Semoga dapat dijadikan  perhatian    kita  bersama.

Wassalam.

Jakarta,  22 Safar 1438H/ 22 Nopember  2016 M

DEWAN  PIMPINAN MAJELIS ULAMA INDONESIA

Ketua Umum,                                                      Sekretaris Jenderal,

KH. MA’RUF AMIN                                           DR. H. ANWAR ABBAS MM, MAg

⇒ Kunjungi dan Dapatkan Berita Seputar Masjid dengan Cepat di ⇒ GOOGLE NEWS ⇐

Share This Article
Translate »