SEMARANG-SM. Subuh di Masjid Ulul Albab Universitas Negeri Semarang (Unnes) nampak dipadati oleh para mahasiswa sekitar 350-an jamaah.
Ramainya mahasiswa yang shalat Subuh berjamaah pada Rabu (14/10) itu bukan tanpa sebab, pasalnya hari itu merupakan launching Program Gerakan Subuh Jamaah yang dicanangkan Unit Kegiatan Kerohanian Islam (UKKI) Unnes.
Ketua UKKI Unnes Bayu Kurniawan mengatakan, shalat Subuh menjadi kewajiban bagi kaum Muslimin juga mempunyai manfaat yang tidak bisa dianggap remeh.
“Shalat Subuh berjamaah membiasakan seseorang bangun le
bih pagi. Ketika bangun lebih pagi, seseorang akan memulai pekerjaan lebih awal. Selain itu juga akan menjadikan seseorang lebih disiplin dalam kehidupannya. Dari sudut pandang sosial, shalat berjamaah akan menguatkan solidaritas dan kebersamaan,” ungkapnya seperti yang dilansir hidayatullah.com.
Lebih lanjut Bayu juga mengungkap pengaruh bangun pagi terhadap etos kerja dan kecerdasan. Menurutnya orang yang membiasakan diri bangun pagi akan lebih semangat dalam menjalani hari. Karena, ia bangun dalam kondisi fisik dan pikiran yang lebih segar.
“Jika setiap mahasiswa muslim di Unnes membiasakan diri bangun pagi dan diawali dengan shalat Subuh jamaah, maka tidak mustahil jika peradaban Indonesia bangkit dari masjid. Hal itulah yang mendasari UKKI Unnes untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan Subuh Jamaah,” tandasnya.
Bayu menambahkan, Gerakan Subuh Jamaah merupakan gerakan yang dimotori oleh Forum Silaturrahmi Lembaga Dakwah Kampus Nasional. Karena itu, ada berbagai universitas lain yang juga turut berpartisipasi dalam menggemakan Gerakan Shalat Subuh Berjamaah ini.
“Gerakan ini serentak dilaksanakan di 23 masjid kampus seluruh Indonesia. Kalau di Unnes dipusatkan di Masjid Ulul Albab,” pungkasnya. [fathur-hidcom]
