JAKARTA, SM–Global Muslim Travel Index (GMTI) 2016 menganalisis ada peningkatan destinasi wisata di Indonesia, di mana tahun 2015 ada 100 destinasi wisata, kini bertambah menjadi 130 dstinasi wisata di Indonesia.
GMTI 2016 menjadikan Indonesia negara keempat terpopuler yang dikunjungi wisatawan muslim dunia. “Indonesia berhasil naik dua peringkat dan menempati posisi keempat dunia,” tutur CEO CrescentRating & HalalTrip Fazal Bahardeen di Hotel Pullman, Thamrin, Rabu, (23/3).
Fazal mengatakan Indonesia di posisi keempat setelah Turki, Uni Emirat Arab, dan Malaysia. Negara jiran itu menduduki posisi pertama. Menurut dia, Malaysia berhasil mempertahankan posisinya sebagai negara destinasi wisatawan muslim terpopuler.
Malaysia mencatat sekitar 6 juta wisatawan muslim. Sementara Indonesia, sepanjang 2015 mendatangkan 1,3-2 juta wisatawan muslim. Jumlah ini diperkirakan akan terus tumbuh dari tahun ke tahun.
GMTI memperkirakan, total wisatawan muslim yang berkunjung ke berbagai negara mencapai 117 juta jiwa. Pada 2020 diprediksi bakal meningkat 10 persen atau 168 juta wisatawan muslim. “Proyeksi nilai pasarnya mencapai US$ 200 miliar.”
Dalam kesempatan peluncuran MasterCard-CrescentRating GMTI (23/3), Imam T. Saptono selaku (Plt) Direktur Utama BNI Syariah mengatakan BNI Syariah bersama Mastercard sangat antusias dan mendukung industri pariwisata di Indonesia terutama bagi wisatawan Muslim.
”Tercatat pada tahun 2015 total transaksi BNI iB hasanah card dengan travel mencapai ± Rp 129 Miliar atau sebesar 10% dari total transaksi sesuai dengan syariah,” ungkap Imam.
Sampai dengan Februari 2016 BNI Syariah telah mengeluarkan kartu BNI iB Hasanah Card sebanyak 240 ribu kartu dan telah bekerja sama dengan merchant-merchant sebanyak lebih dari 60 hotel dan resto yang tersebar di kota besar di Indonesia. Tak hanya di Indonesia, BNI iB Hasanah Card juga telah merambah pasar internasional dengan bekerja sama lebih dari 20 merchant resto halal dan hotel di Jepang di kota Tokyo, Osaka, Hokkaido dan Takushima.
Saat ini, BNI Syariah memiliki program Umrah Hasanah yang sesuai kaidah dan tidak hanya menjadi sekedar wisata ruhani. ”Dengan dukungan Mastercard, insya Allah program Umrah Hasanah dengan Kartu Debit Haji & Umrah dan BNI iB Hasanah Card diharapkan dapat merambah market syariah yang lebih besar pada umumnya dan senantiasa dapat mendukung wisata Muslim pada khususnya,” paparnya.
Imam berharap, adanya GMTI 2016, masyarakat dapat memanfaatkan produk dan jasa BNI Syariah yang nantinya akan meningkatkan market share perbankan syariah. [FR]
