Ketua MUI: Perjuangan Muslim Jangan Dikesankan Merusak Kebhinekaan

redaksi
1 Min Read

SUARAMASJID.com| Jakarta–Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dr. KH. Ma’ruf Amin, mengaku heran dengan orang yang tidak senang saat umat Islam tengah memperjuangkan kehidupan Islam. Anehnya, Muslim yang berjuang sering mendapat fitnah dianggap merusak kebhinekaan atau dituduh melakukan Islamisasi.

“Padahal, masalah kebinekaan itu sudah selesai, tatkala disepakati Piagam Jakarta menjadi lima poin yang tertuang di Pancasila,” tegas Kiai Ma’ruf, Selasa (13/12).

Untuk itu, ia meminta siapapun elemen masyarakat yang tidak senang dengan perjuangan umat Islam, jangan malah menebar fitnah dengan menuduhnya tidak NKRI apalagi tidak Pancasilais. Kiai Ma’ruf menegaskan, budaya seperti itu yang justru harus bisa dibenahi dari masyarakat Indonesia.

Kiai Ma’ruf juga mengingatkan, penghapusan tujuh kata yang ada di Piagam Jakarta merupakan pengorbanan besar dari umat Islam. Hal itu dilakukan demi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kiai Ma’ruf meminta perjuangan Muslim akan kehidupan Islam jangan lagi dikesankan buruk, apalagi disangkutkan dengan NKRI. “Justru itu harus dimaknai sebagai bagian dari kebhinekaan, bagian dari kemerdekaan,” ujarnya. [FR]

⇒ Kunjungi dan Dapatkan Berita Seputar Masjid dengan Cepat di ⇒ GOOGLE NEWS ⇐

Share This Article
Translate »