JAKARTA, (SM)–Aksi Damai Bela Islam II pada 4 November 2016 lalu menyisakan kesan mendalam bagi para mualaf yang tergabung di Mualaf Center Indonesia. Pasalnya peserta dari Mualaf Center fokus menjalankan tugas bersih-bersih sampah selama aksi damai. Gerakan pembersih sampah ini sebelumnya memiliki nama Gerakan Membersihkan Masjid alias Gemas yang sudah berjalan selama ini.
Steven Indra Wibowo Ketua Umum Mualaf Center Indonesia menjelaskan dalam facebook mualaf.com, “Overall resume untuk aksi damai 4/11, dengan team bersih bersih #GEMAS bersama koordinator kita akhi Romadi, saya dan segenap koordinator aksi Gerakan Membersihkan Masjid dan Gerakan Memungut Sampah, mengucapkan jaazakumullah khaiyran katsir, untuk setiap individu muslim dan muslimah baik yg bergabung di posko maupun simpatisan yg bergabung di jalan,” jelasnya.
Steven juga mengucapkan terima kasih atas kedermwanan para donatur yang menyumbang, mulai dari tenaga juga donasi, persiapan, di belakang layar, jalur komando MMI dan AM-FUI, seluruh jajaran Mualaf Center Indonesia Jakarta, Bandung, Semarang, Pati, Magelang, Jogjakarta, Solo, Surabaya, Malang, Padang, Mentawai, Medan, Palembang, Pontianak, Banjarmasin, Makassar, Bali dan NTB juga Ambon
“Hanya Allah yang akan membalas setiap tetes keringat yang sudah keluar dengan balasan sebaik baiknya disisi Allah, aamiin,” doa Steven.
Untuk aksi berikutnya, pihak Mualaf Center menunggu instruksi dari tim GNPF-MUI jika diperlukan dalam aksi berikutnya. “Kami akan tetap ada dibelakang dan membantu membersihkan sampah, memantau agar tiada fitnah ke umat Muslim,” ujarnya.
Ke depan, Steven akan menyediakan satu mobil operasional yang akan mengangkat kantong sampah yang sudah dikumpulkan, karena khawatir dibakar massa dan diliput media seberang sebagai fitnah bakar mobil.
Kemudian mempersiapkan tanaman untuk tanam ganti tanaman yang rusak oleh siapapun selama aksi. Dan memperbanyak regu evakuasi khusus untuk ibu ibu dan anak anak. [FR]
