Suaramasjid.com | Solo atau Surakarta sering disebut sebagai “Spirit of Java”, karena di kota inilah denyut budaya Jawa masih terasa kental dalam kehidupan sehari-hari. Kota ini menawarkan paket wisata Solo dengan kombinasi sempurna antara wisata sejarah, tradisi, kuliner, serta wisata reliji yang menenangkan.
Berbeda dengan kota besar lain di Jawa, Solo memiliki suasana yang lebih tenang dan ramah. Wisatawan bisa merasakan keramahan masyarakat, biaya hidup yang relatif terjangkau, hingga akses transportasi yang mudah. Dengan lokasinya yang strategis di Jawa Tengah, Solo juga sering menjadi titik awal untuk menjelajahi kawasan sekitarnya seperti Karanganyar, Boyolali, atau Gunung Lawu.
Tak hanya itu, Solo juga dikenal sebagai pusat batik, tempat berdirinya keraton bersejarah, dan surga kuliner tradisional seperti tengkleng, selat Solo, hingga serabi Notosuman. Singkatnya, Solo adalah kota yang cocok untuk liburan keluarga, wisata budaya, hingga petualangan alam.
Tips Sebelum Traveling ke Solo
Agar liburanmu lebih nyaman, ada beberapa tips penting sebelum berwisata ke Solo:
- Waktu terbaik berkunjung: Musim kemarau (Mei–September) ideal untuk menjelajahi wisata alam seperti Kemuning Sky Hills atau The Lawu Park.
- Transportasi: Solo memiliki Bandara Adi Soemarmo dan Stasiun Balapan yang terhubung dengan berbagai kota besar. Di dalam kota, wisatawan bisa menggunakan Batik Solo Trans, becak, atau transportasi online.
- Pakaian: Kenakan pakaian yang nyaman. Jika berkunjung ke keraton atau pura, gunakan pakaian sopan.
- Oleh-oleh: Jangan lewatkan untuk membeli batik Solo, intip, serabi, atau abon meski hanya perjalanan singkat.
- Budget: Solo adalah kota ramah backpacker. Biaya makan murah, banyak penginapan terjangkau, hingga tiket masuk destinasi yang bersahabat di kantong.
1. Keraton Surakarta Hadiningrat – Pusat Budaya Jawa
Keraton Surakarta adalah jantung budaya Solo. Dibangun pada abad ke-18, keraton ini masih menjadi tempat tinggal keluarga kerajaan sekaligus museum yang menyimpan artefak bersejarah, mulai dari kereta kencana, gamelan, hingga pakaian adat.
Lokasinya berada di pusat kota, sehingga mudah dijangkau dengan becak atau kendaraan pribadi. Tiket masuk hanya sekitar Rp15.000. Wisatawan juga bisa menyaksikan berbagai upacara adat Jawa yang rutin digelar di halaman keraton.
2. Loji Gandrung – Bangunan Kolonial Bersejarah
Bagi pecinta fotografi, Loji Gandrung adalah destinasi menarik. Bangunan bergaya Belanda ini dulunya rumah seorang pengusaha gula, kini menjadi kantor resmi Wali Kota Solo. Arsitektur kolonial dengan pilar-pilar tinggi menjadi daya tarik utama bagi pengunjung.
Tidak ada tiket masuk untuk mengunjungi area luar Loji Gandrung. Lokasi ini sering dijadikan spot foto prewedding atau sekadar tempat berfoto dengan nuansa klasik Eropa di tengah kota Solo.
3. Kampung Wisata Batik Kauman – Belajar Membatik di Solo
Solo identik dengan batik, dan Kampung Batik Kauman adalah tempat terbaik untuk mengenal proses pembuatannya. Di sini, wisatawan bisa berkeliling galeri batik, melihat proses membatik secara langsung, bahkan mencoba membuat batik sendiri.
Kawasan ini berada tidak jauh dari Keraton Surakarta. Selain belajar, wisatawan juga bisa membeli batik tulis asli Solo sebagai oleh-oleh dengan harga bervariasi. Kunjungan ke kampung ini cocok untuk wisata edukasi bersama keluarga atau rombongan sekolah.
4. Solo Safari – Kebun Binatang Modern
Jika mencari wisata keluarga, Solo Safari (dulu dikenal sebagai Taman Satwa Taru Jurug) adalah pilihan tepat. Kebun binatang modern ini menghadirkan berbagai satwa dari dalam dan luar negeri, serta aktivitas menarik seperti menunggang gajah dan unta.
Lokasinya berada di timur Solo, dekat Sungai Bengawan Solo. Tiket masuk sekitar Rp35.000–Rp50.000 tergantung hari. Anak-anak pasti betah dengan berbagai wahana edukasi dan pertunjukan satwa di dalamnya.
5. Balekambang Park – Taman Kota Penuh Kesenian
Dibangun oleh Mangkunegaran VII pada tahun 1921, Taman Balekambang adalah ruang hijau asri di tengah kota Solo. Area ini cocok untuk piknik keluarga, jogging, atau sekadar bersantai di bawah rindangnya pepohonan.
Selain itu, Balekambang juga kerap digunakan untuk pertunjukan seni, teater, dan wayang orang. Wisatawan bisa masuk gratis atau dengan donasi sukarela untuk menjaga kebersihan taman.
6. Tugu Jam Pasar Gede – Landmark Kuliner Solo
Di pusat Kota Solo, berdiri Tugu Jam Pasar Gede, sebuah landmark yang sekaligus menjadi titik kumpul wisatawan. Di sekitarnya terdapat Pasar Gede, pusat oleh-oleh dan kuliner legendaris.
Di sini, wisatawan bisa mencicipi es dawet telasih, lenjongan, hingga nasi liwet Solo. Suasana pasar tradisional yang berpadu dengan keramaian kota menjadikannya pengalaman autentik.
7. Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Masjid megah yang lebih populer disebut Masjid MBZ ini menjadi ikon baru Solo sejak diresmikan pada 2022. Bangunan ini merupakan replika dari Sheikh Zayed Grand Mosque Abu Dhabi, yang dihadiahkan oleh Uni Emirat Arab kepada Indonesia. Dengan dominasi warna putih, kubah raksasa, serta empat menara tinggi, masjid ini tampak begitu anggun dan monumental.
Masjid ini mampu menampung hingga 10.000 jamaah, menjadikannya salah satu masjid terbesar di Jawa Tengah. Tidak hanya sebagai tempat ibadah, Masjid Raya Sheikh Zayed juga menjadi magnet wisatawan untuk menikmati arsitektur Timur Tengah yang jarang ditemui di Indonesia. Lokasinya strategis di kawasan Gilingan, dekat Stasiun Balapan, sehingga mudah dijangkau. Tidak ada tiket masuk, hanya aturan berpakaian sopan yang harus dipatuhi. Pada malam hari, sorotan lampu membuat masjid tampak semakin menawan.
8. Masjid Agung Surakarta
Jika Masjid MBZ merepresentasikan nuansa Timur Tengah, maka Masjid Agung Surakarta adalah wujud asli budaya Jawa. Masjid yang berdiri sejak abad ke-18 ini merupakan bagian penting dari Keraton Surakarta. Bentuk atapnya berupa joglo tradisional dengan ornamen khas Jawa, mencerminkan harmoni antara Islam dan kearifan lokal.
Selain digunakan sebagai pusat ibadah umat Muslim, masjid ini juga menjadi tempat berlangsungnya tradisi budaya, seperti perayaan Sekaten. Wisatawan yang berkunjung bisa merasakan atmosfer religius sekaligus menelusuri jejak sejarah Islam di tanah Jawa. Lokasinya sangat mudah dijangkau, berada tepat di jantung Kota Solo, tidak jauh dari Alun-Alun Utara.
9. Masjid Al-Wustho Mangkunegaran
Terletak di kompleks Pura Mangkunegaran, Masjid Al-Wustho adalah masjid bersejarah dengan arsitektur Jawa klasik yang kental. Dibangun pada masa Mangkunegara I, masjid ini awalnya bernama Masjid Mangkunegaran. Ciri khasnya ada pada bangunan sederhana dengan tiang-tiang kayu jati kokoh, serta atap tumpang tiga yang menunjukkan perpaduan antara estetika tradisional Jawa dan nilai-nilai Islam.
Masjid ini menjadi saksi perjalanan panjang Kesultanan dan Kadipaten Mangkunegaran. Suasana di dalamnya begitu khidmat, cocok untuk wisatawan yang ingin beribadah sekaligus menghayati sejarah penyebaran Islam di Solo.
10. Makam Ki Gede Sala
Bagi yang tertarik dengan wisata ziarah, Makam Ki Gede Sala adalah destinasi penting. Ki Gede Sala dikenal sebagai tokoh pendiri Kota Solo sekaligus salah satu penyebar Islam di kawasan ini. Kompleks makamnya sering diziarahi oleh peziarah dari berbagai daerah, baik untuk tujuan spiritual maupun untuk menelusuri jejak sejarah berdirinya Kota Surakarta.
Suasana makam terasa tenang, dengan nuansa religius yang kental. Wisatawan bisa belajar bagaimana perjalanan penyebaran Islam di Solo bermula, sekaligus mengenang peran tokoh yang sangat dihormati masyarakat setempat ini.
Wujudkan Liburan Solo Bersama WisataMu
Solo adalah kota yang kaya akan sejarah, budaya, dan destinasi keluarga. Dari megahnya Keraton Surakarta, ramainya Pasar Gede, hingga sejuknya Masjid MBZ Solo, semua bisa kamu temukan dalam satu perjalanan.
Agar liburan lebih praktis, menyenangkan, dan bebas repot, gunakan jasa perjalanan yang terpercaya. WisataMu siap menemani perjalananmu ke Solo dengan berbagai paket wisata menarik. Mulai dari tur sejarah, wisata batik, kuliner, hingga trip ke wisata reliji, semuanya bisa diatur sesuai kebutuhanmu.
Jangan ragu untuk merencanakan liburanmu ke Solo sekarang juga. Bersama WisataMu, nikmati pengalaman liburan yang lebih mudah, nyaman, dan berkesan.[]
